Hasil Forum CO Bidik Misi UR dengan Pengelola Bidik Misi UR


Pekanbaru, Kominfo Formadiksi UR-Minggu (14/04): Koordinator dan perwakilan Mahasiswa Bidikmisi se-Fakultas UR mengadakan forum mahasiswa Bidikmisi UR dengan Pihak pengelola Bidikmisi UR, Mudjiatko, ST.MT di ruang 201 Gedung Fakultas FMIPA UR pada Sabtu, 13 April 2013. Forum yang dihadiri oleh 31 perwakilan/Co Bidikmisi se-Fakultas UR ini dilaksanakan untuk membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan, penjelasan mengenai mekanisme dan tata cara penyaluran dana bantuan Bidikmisi, serta membahas penanggung jawab setiap bidang kegiatan yang akan dilaksanakan, juga membahas hasil Forum Group Discussion (FGD) Bidikmisi se-Indonesia yang diadakan pada 29 Maret- 3 April 2013 di Padang kemaren.

Dalam penjelasannya, pengelola Bidikmisi UR menyampaikan bahwa forum yang dilaksanakan sebagai salah satu sarana silaturrahmi untuk menjalin ikatan diantara sesama penerima Bidikmisi se-Universitas Riau supaya lebih kenal dan lebih akrab. Bagi mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi diharapkan supaya mampu meningkatkan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Selain itu juga disampaikan bahwa hingga sekarang ini masih ada juga mahasiswa Bidikmisi UR yang belum mengumpulkan dan menandatangani Kwitansi, yakni sekitar 30% belum mengumpulkan KHS dan Kwitansi untuk angkatan 2010 sekitar 3 orang, 2011 sekitar 5 orang, dan 2012 sekitar 15 orang yang belum menandatangani kwitansi tersebut. Diharapkan masalah seperti ini tidak terulang kembali, karena jika berkas tersebut tidak dikumpulkan, akan membuat proses pencairan dana ke Universitas semakin lama, dan juga bisa berdampak ke Mahasiswa yang apatis tersebut akan digantikan ke Mahasiswa lain yang lebih membutuhkan beasiswa Bidikmisi.

Pengelola Bidikmisi UR, Mudjiatko, ST.MT juga menghimbau kepada mahasiswa Bidikmisi UR untuk lebih memantau mahasiswa penerima Bidikmisi di lingkungan Universitas Riau memang betul-betul mahasiswa kurang mampu. Selain itu seluruh mahasiswa Bidikmisi UR, untuk selalu waspada. Jika ada hal yang mencurigakan, diharapkan segera melakukan konfirmasi ke Pengelola Bidikmisi UR. Karena ada beberapa mahasiswa penerima Bidikmisi yang terjerat tipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab. Oknum ini mengatasnamakan Pengelola Bidikmisi UR dan memberitahu korban bahwa akan dijamin diterima sebagai mahasiswa Bidikmisi UR tahun 2012 lalu. Hal ini diketahui setelah uang Bidikmisi cair, dan salah satu korban melaporkan kejadiannya ke Tim Pengelola Bidikmisi UR atas perlakuan Oknum kepada korban yang memaksa untuk mengirimkan uang ke nomor rekening Oknum tersebut. Kejadian lain berupa manipulasi data peserta Bidikmisi, seperti ada yang mengaku dari keluarga tidak mampu padahal berkecukupan. Namun semua masalah-masalah tersebut sudah diatasi oleh Pengelola Bidikmisi UR dengan cepat dan tegas.

Mengenai mekanisme penyaluran dana Bidikmisi UR tahun 2013, Mudjiatko, ST.MT menjelaskan berdasarkan Surat dari Dikti Nomor: 0649/E3.1/2013 tentang Bantuan Dana Bidikmisi T.A. 2013 bahwa biaya hidup mahasiswa selama 1 semester senilai Rp. 3.600.000,- adalah jumlah minimal yang harus diterima mahaiswa sesuai dalam pedoman yang langsung dikirim oleh Dikti ke nomor rekening mahasiswa melalui Bank Mandiri, sehingga mahasiswa harus menunggu proses pembuatan buku tabungan yang sudah disediakan oleh Dikti yang bekerjasama dengan Bank Mandiri. Sedangkan untuk biaya pendidikan mahasiswa 1 semester senilai Rp. 2.400.000,- adalah jumlah maksimal yang harus diterima perguruan tinggi sesuai dalam pedoman yang langsung dikirim oleh Dikti ke nomor rekening Universitas Riau, dana tersebut digunakan untuk biaya pendidikan mahasiswa seperti SPP, dana pembinaan kegiatan penunjang sehingga meningkatkan kreatifitas mahasiswa, dana bantuan seperti dana buku, KKN, penelitian, TA, dan lainnya yang dibutuhkan mahasiswa Bidikmisi UR yang sepenuhnya diatur oleh UR. Khusus semester 1 dan semester 2 mahasiswa mendapatkan uang penuh yakni 6 Juta Rupiah dengan catatan mahasiswa membayar SPP. Hal ini sebagai ganti uang pertama mahasiswa masuk ke UR.

Mudjiatko, ST.MT selaku Ketua Pengelola Bidikmisi UR meminta kepada mahasiswa bidikmisi agar menyamakan persepsi. Sebagai penerima beasiswa bidikmisi, kita jangan seolah olah hanya memikirkan uang Bidikmisi saja, ketika uang sudah habis, mahasiswa sibuk berkomentar dan bertanya-tanya kapan dana cair, tapi jika sudah cair, tidak ada lagi komentar-komentar dan pertanyaan yang dilontarkan mahasiswa. Hal tersebut harus dirubah, mari kita bersyukur dengan apa yang ada, tunjukkan kreatifitas dan prestasi kita, tingkatkan IP, sehingga Negara tidak salah memberikan dana bidi misi ke kita. Bagi mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi diharapkan supaya mampu meningkatkan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Beliau berharap kepada mahasiswa penerima Bidikmisi yang masih ber-IP rendah agar meningkatkan prestasi belajarnya dan kepada mahasiswa yang telah ber-IP baik agar dapat mendorong teman-temannya untuk meningkatkan prestasi belajar.

Selain itu beliau juga mengajak kepada mahasiswa Bidikmisi UR untuk mengikuti kegiatan konferensi mahasiswa menuju UR juara yang akan diadakan awal bulan Mei di Universitas Riau. Terakhir beliau mengiformasikan bahwa setiap mahasiswa Bidikmisi UR harus membuat 1 proposal PKM yang sudah disepakati oleh pihak Rektorat UR yaitu Kebijakan setiap mahasiswa bidikmisi harus membuat 1 proposal PKM, dan berpesan kepada untuk koordinator untuk membuat bidang-bidang kegiatan dan program kegiatan serta penanggung jawab kegiatan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa Bidikmisi UR.

Hasil Forum Group Discussion (FGD) Bidikmisi se-Indonesia yang diadakan pada 29 Maret - 3 April 2013di Padang disampaikan oleh Damara Siregar bahwa: (1) Pembatalan kongres nasional Bidikmisi oleh wamendikbud, (2) Prestasi Bidikmisi harus menonjol, seperti PKM, mawapres, dll, (3) Bidikmisi go to school, Bidikmisi peduli, mendata prestasi, penyambutan mahasiswa baru bidikmisi, perpustakaan Bidikmisi, dan kewirusahaan. Adapun mahasiswa Bidikmisi UR yang mengikuti Forum Nasional Bidikmisi se-Indonesia dipadang tersebut adalah perwakilan/Co se-Fakultas UR dan juga Co Umum mahasiswa Bidikmisi UR. Damara yang juga salah satu dari lima perwakilan mahasiswa Bidikmisi Berprestasi (IP 4) UR yang di undang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta beberapa bulan lalu ini menjelaskan bahwa dari pengalamannya pada pertemuan mahasiswa Bidikmisi se-Indonesia bahwa semua kegiatan mahasiwa Bidikmisi di UR hampir sama saja dengan perguruan tinggi lainnya, namun sedikit berbeda yaitu semua kegiatan mahasiswa Bidikmisi di UR masih diadakan oleh pihak pengelola Bidikmisi UR tanpa adanya Mahasiswa yang menjadi panitia. “Saya berharap untuk kedepannya, kita sebagai mahasiswa Bidikmisi harus kreatif dan bisa membuat acara dengan panitia yang berasal dari mahasiswa Bidikmisi itu sendiri” Ungkapnya.

Untuk menjalankan program yang akan dilaksanakan, maka atas musyawarah dan persetujuan bersama dibentuklah forum komunikasi mahasiswa Bidikmisi UR yang dinamakan dengan FORMADIKSI UR (Forum Mahasiswa BidikmisiUniversitas Riau) yang sebelumnya mahasiswa Bidikmisi UR sudah dibentuk oleh PR3 dan Tim pengelola Bidikmisi yakni forum komunikasi mahasiswa Bidikmisi UR yang terbagi atas Co Umum dan Co Fakultas tanpa adanya bidang-bidang yang bergerak untuk melaksanakan kegiatan. Sehingga dengan adanya FORMADIKSI yang sudah terbagi dalam beberapa bidang penting yaitu yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan beberapa bidang (Kominfo, Kewirausahaan, SDM, Pemuda dan Olahraga, Seni & Kebudayaan, dan Humas). Diharapkan dengan adanya bidang-bidang tersebut bisa membuat program kegiatan yang akan dilaksanakan dan bertanggung jawab atas program yang telah dibuat. Sehingga disetiap bidang tersebut dibuatlah penanggungjawab dan anggota inti disetiap bidangnya. “Semoga dengan adanya FORMADIKSI UR ini mahasiswa Bidikmisi lebih bisa berkreatif karena semua mahasiswa Bidikmisi UR bisa menyalurkan kreatifitasnya sesuai dengan bidangnya masing-masing dan tidak lagi ketinggalan informasi ataupun informasi yang saling simpang siur dalam Bidikmisi UR”, ungkap Rafly yang diamanahkan sebagai PJ Kominfo. (rfy/tk10)

4 Komentar :

mantaff semoga kawan kawan lain membaca ini....
Teriam Kasih... Mohon Kerjasamanya.
Allhamdilillah. Kita punya forum komunikasi yg org bkn anggota gk bsa menggamggu..
Luar biasa..semoga teman2 dpt membca setiap info dr bidik misi.
mengenai proposal bole berkelompok ngak??

Posting Komentar

Cancel Reply

MENURUT PENILAIAN ANDA BAGAIMANA TAMPILAN BARU WEBSITE FORMADIKSI UR?